puisi “Harapan”


Hari demi hari berganti.

Tanpa arah dan tujuan.

Hari demi hari beganti.

Harapan hanya sesaat.

 

Dimana kamu?

Sedang apa sekarang?

Mungkinkah kita bertemu?

Mencarimu tidak tentu arah.

 

Dikala sedih atau senang.

Dikala rindu dan sayang.

Dimanakah kau berada.

Jawablah pintaku ini sayang.

 

Harapan yang ada kembali sirna.

Harapan yang  ada hanya asa.

Harapan yang harus dikubur dalam-dalam.

Harapan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s